Analisa Fundamental dalam TBST
Dalam metode TBST (Trade Bank Smart Trading), analisa fundamental digunakan untuk memahami “latar belakang” pergerakan harga di pasar forex. Jika analisa teknikal berfokus pada grafik dan pola harga, maka analisa fundamental berfokus pada faktor ekonomi yang memengaruhi keputusan bank-bank besar dan pelaku pasar utama. Dengan menguasai aspek fundamental, seorang trader dapat membaca arah pasar secara lebih utuh dan logis.
Apa Itu Analisa Fundamental?
Analisa fundamental adalah studi terhadap kondisi ekonomi, kebijakan bank sentral, dan peristiwa global yang memengaruhi nilai tukar mata uang. Dalam konteks TBST, analisa fundamental bukan sekadar membaca berita, tetapi memahami bagaimana berita itu digerakkan oleh kepentingan bank besar. Trader TBST tidak bereaksi spontan terhadap data, melainkan menunggu bagaimana bank bertindak terhadap informasi tersebut.
Faktor-Faktor Penting dalam Analisa Fundamental
1. Kebijakan Bank Sentral
Bank sentral seperti FED (Amerika Serikat), ECB (Eropa), dan BOJ (Jepang) memiliki peran utama dalam menentukan arah pasar. Kenaikan atau penurunan suku bunga, intervensi mata uang, dan kebijakan moneter semuanya berdampak langsung terhadap pergerakan nilai tukar. Trader TBST belajar membaca sinyal-sinyal kebijakan ini, bukan hanya dari pengumuman, tapi juga dari “nada” dalam pernyataan resmi.
2. Data Ekonomi Makro
Indikator seperti GDP, inflasi, pengangguran, dan indeks manufaktur menjadi tolok ukur kesehatan ekonomi suatu negara. Dalam TBST, data ini dilihat sebagai bahan pembentuk psikologi pasar. Misalnya, data pengangguran yang lebih baik dari ekspektasi bisa memperkuat mata uang negara tersebut — tetapi TBST mengajarkan untuk menunggu konfirmasi teknikal sebelum masuk posisi.
3. Sentimen Pasar Global
Ketika ketegangan geopolitik, krisis ekonomi, atau pergeseran politik terjadi, pasar akan bereaksi emosional. Trader TBST belajar mengenali apakah pasar sedang dalam fase “fear” atau “greed” (ketakutan atau keserakahan). Dari sinilah keputusan besar diambil oleh bank besar — dan di sanalah peluang terbuka bagi trader yang sabar menunggu arah pasti.
Pandangan TBST terhadap Berita (News)
Salah satu filosofi penting dalam TBST adalah: “News hanya ilusi, yang menggerakkan pasar adalah bank.” Artinya, tidak semua berita harus diikuti. Banyak trader pemula terjebak bereaksi cepat terhadap berita ekonomi, padahal pasar sering kali sudah “menyerap” informasi itu jauh sebelum dirilis. TBST lebih menekankan analisa perilaku harga setelah berita muncul, bukan saat berita diumumkan.
Kesimpulan
Analisa fundamental dalam TBST adalah seni membaca arah pasar dari sudut pandang pelaku besar. Dengan memahami hubungan antara kebijakan bank sentral, data ekonomi, dan reaksi harga, trader bisa menempatkan diri di sisi yang benar dari arus uang global. TBST bukan sekadar strategi teknikal, tetapi cara berpikir yang menyatukan logika ekonomi dan psikologi pasar.
👉 Baca juga: 10 Hal yang Harus Dikuasai dalam TBST — sebagai dasar memahami filosofi pergerakan pasar sebelum mendalami analisa fundamental.
Join the conversation