Membaca Satu Candlestick
Meraih profit konsisten adalah impian setiap trader. Karena itu, banyak trader berusaha memahami pergerakan pasar melalui berbagai cara analisis, salah satunya dengan membaca satu candlestick. Membaca satu candle bukan hanya tentang bentuknya saja, tetapi juga bagaimana candle itu terbentuk dalam konteks tren yang lebih besar. Jika diuraikan pada timeframe lebih kecil, satu candlestick sebenarnya adalah gabungan dari puluhan bahkan ratusan pergerakan harga kecil yang membentuk grafik mini.
Oleh karena itu, membaca satu candle sama pentingnya dengan membaca keseluruhan grafik. Untuk benar-benar memahami arah pergerakan berikutnya, seorang trader perlu mengamati pola grafik pada timeframe kecil yang membentuk candle tersebut.
Hubungan Pola Candle dan Grafik Penyusunnya
Dalam analisis teknikal, setiap candle terbentuk dari serangkaian pergerakan harga yang memiliki pola tertentu. Dengan memahami pola grafik penyusun candle sebelumnya, kita bisa memperkirakan bentuk candle berikutnya.
- Jika pola grafik sebelumnya menunjukkan bullish continuation, maka candle berikutnya cenderung bullish.
- Jika pola grafik menunjukkan bearish continuation, maka candle selanjutnya kemungkinan bearish.
- Jika grafik menunjukkan bullish reversal, candle berikutnya bisa menjadi bearish.
- Jika pola grafik menunjukkan bearish reversal, candle berikutnya cenderung bullish.
Contoh dan Kronologi Pembentukan Candlestick
1. Candle Ekor Panjang
Candle dengan ekor panjang seperti shooting star biasanya muncul di ujung tren turun dan menandakan potensi pembalikan arah. Pada awalnya, pasar turun mengikuti tren, namun ketika harga mencapai area support kuat, muncul tekanan beli yang mendorong harga kembali naik. Akibatnya, terbentuk ekor bawah panjang sebagai sinyal awal pembalikan.
2. Candle Body Panjang Ekor Panjang
Contoh candle ini adalah green rocket. Candle ini menunjukkan kekuatan pembalikan arah yang sangat besar. Awalnya harga turun, kemudian terjadi dorongan beli kuat hingga menutup jauh di atas harga pembukaan. Candle seperti ini menandakan momentum bullish tinggi dan biasanya diikuti kenaikan harga pada candle berikutnya.
3. Candle Badan Panjang
Contohnya adalah bullish marubozu. Candle ini menunjukkan dominasi penuh pembeli tanpa adanya perlawanan berarti. Biasanya setelah marubozu, akan muncul candle bullish dengan body lebih kecil sebagai tanda tekanan beli mulai melemah. Namun, jika marubozu muncul tepat di area resistance, maka candle berikutnya bisa jadi berbalik arah sebagai koreksi harga.
Cara dan Teknik Membaca Satu Candle
Membaca satu candle adalah seni memahami psikologi pasar. Banyak trader profesional hanya berfokus pada satu candle harian untuk menentukan arah pasar. Bahkan trader intraday pun bisa menerapkan hal yang sama dengan melihat candle timeframe 4 jam (H4).
1. Teknik Membaca Tenaga Candle
Tenaga candle bisa dilihat dari volume transaksi. Jika volume besar namun body pendek, artinya tenaga belum digunakan sepenuhnya — candle berikutnya berpotensi membentuk body panjang. Sebaliknya, jika volume dan body sama-sama besar, maka tenaga sudah terpakai dan candle selanjutnya cenderung lebih pendek namun searah.
2. Teknik Membaca Candle pada Market Volatile
Candle pada kondisi pasar yang volatile memiliki tenaga lebih besar. Jika muncul candle pendek (seperti doji) setelah candle panjang di pasar volatile, itu bisa menjadi tanda akumulasi tenaga sebelum pergerakan besar berikutnya. Artinya, candle berikutnya kemungkinan akan membentuk body panjang.
3. Teknik Membaca Candle di Ujung Trend
Ujung trend sering menjadi area pembalikan arah. Ciri-cirinya adalah muncul candle dengan ekor panjang dan body kecil — menandakan adanya perlawanan dari arah sebaliknya. Jika candle semacam ini muncul di area jenuh beli atau jenuh jual, maka sangat mungkin candle berikutnya berlawanan arah dengan trend sebelumnya.
Kesimpulan:
Dengan memahami bentuk, posisi, dan tenaga sebuah candlestick, trader dapat memperkirakan arah harga berikutnya secara lebih akurat.
Pelajari juga artikel terkait di blog ini:
Cara Membaca Pola Candlestick Forex dan
Strategi Trading Berdasarkan Price Action.
Join the conversation