Teknik MPRC dalam Trading Forex: Cara Mengendalikan Harga dengan Strategi Cerdas
Membahas tuntas teknik MPRC...
Pengenalan Teknik MPRC
Mungkin nama teknik trading MPRC sudah tidak asing bagi sebagian trader. Namun, masih banyak juga trader pemula yang belum memahami konsep dan penerapan teknik ini. MPRC (Money Profit Range Control) merupakan metode analisis pergerakan harga dengan cara “mengandangkan” pergerakan market dari timeframe besar (monthly) hingga timeframe kecil (H1). Tujuannya adalah agar trader dapat membaca arah pergerakan secara menyeluruh dan mengontrol risiko dengan lebih baik.
Konsep Dasar dalam MPRC
Agar dapat memahami teknik ini, ada beberapa istilah yang perlu dikuasai. Istilah seperti kambing, penggembala, dan kandang adalah elemen penting dalam struktur analisa MPRC. Konsep ini mirip dengan dinamika antara pelaku pasar besar dan kecil dalam dunia forex.
Apa itu “Kambing” dalam MPRC?
Dalam MPRC, kambing diibaratkan sebagai retail trader (RT) yang diwakili oleh candle-candle kecil berukuran kurang dari 30 pips. Candle ini umumnya memiliki pergerakan yang tenang dan cenderung mengikuti arah para pelaku besar.
Siapa “Penggembala” di Pasar Forex?
Penggembala mewakili Big Player (BP), yaitu pelaku pasar besar seperti institusi atau bank yang memiliki kemampuan menggerakkan harga. Candle berukuran lebih dari 30 pips biasanya menandakan kehadiran BP yang sedang menggiring harga menuju area tertentu.
Memahami Konsep “Kandang”
Istilah kandang digunakan untuk menggambarkan batasan harga — yaitu area support dan resistance yang menjadi acuan pergerakan harga. Dalam penerapan MPRC, trader perlu menentukan batas kandang ini secara akurat agar dapat memahami di mana potensi pembalikan atau penerusan arah harga akan terjadi.
Sebagai trader, kita dapat diibaratkan sebagai “musang berbulu domba” — pengamat yang cermat, siap mengambil peluang ketika “penggembala” dan “kambing” mulai bergerak ke area yang menguntungkan. Analogi ini membantu trader untuk memahami psikologi pasar secara mendalam.
Marking Price Berdasarkan Timeframe
Ukuran candle dan area marking berbeda pada setiap timeframe. Oleh karena itu, proses analisis MPRC dimulai dari timeframe besar (MN) dan berlanjut ke timeframe kecil (H1). Hal ini membantu trader memahami struktur pergerakan harga secara utuh.
Contoh Marking Price Timeframe MN
Contoh Marking Price Timeframe W1
Contoh Marking Price Timeframe D1
Contoh Marking Price Timeframe H4
Kesimpulan dan Diskusi
Pembuatan kandang pada timeframe H1 dilakukan dengan prinsip yang sama seperti timeframe besar, hanya saja ukuran candle yang digunakan berbeda — di mana candle BP sebagai acuan memiliki ukuran lebih dari 30 pips. Dengan memahami pola ini, trader dapat mengantisipasi pergerakan harga lebih baik dan mengatur entry secara tepat.
Jika kamu ingin memperdalam analisis seperti ini, baca juga artikel kami tentang Money Management dalam Trading Forex dan Psikologi Trading untuk Konsistensi Profit.
Bagaimana, sudah mulai paham konsep MPRC? Jika masih ada yang membingungkan, silakan diskusikan di kolom komentar di bawah.
Join the conversation